MataPublic.com, Bogor ][ Pendidikan Kebelanegaraan Mahasiswa Baru Politeknik Ketenagakerjaan 2025 Resmi Dibuka
Kepala BPSDMP Mayor Jendral TNI Ketut Gede Wetan Pastia, S.E., M.H.I. resmi membuka kegiatan Pendidikan Kebelanegaraan bagi mahasiswa baru Politeknik Ketenagakerjaan tahun 2025.
Acara ini digelar mulai hari Senin (25/8) hingga Rabu (27/8) di Pusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan, dengan total peserta sebanyak 179 mahasiswa baru Politeknik Ketenagakerjaan.
Dalam amanat upacara pembukaan Diklat, Kabadiklat Kemhan menyampaikan bahwa Bela Negara adalah sebuah kewajiban yang harus diterima oleh setiap warga negara, baik itu dalam bentuk pengabdian, partisipasi dalam pembangunan, maupun dalam kesiapsiagaan untuk mempertahankan kedaulatan Negara.
Kabadiklat Kemhan juga berpesan agar para peserta dapat memanfaatkan waktu Diklat sebagai media sharing untuk menghasilkan opini, argumentasi, dan karya akademis yang adaptif, inovatif, dan berkualitas.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi salah satu agenda penting dalam proses pengenalan Kebelanegaraan untuk mahasiswa baru Politeknik Ketenagakerjaan.
Tujuan Diklat ini adalah menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air, serta membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran bernegara.
Selama pendidikan, para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang meliputi pembekalan materi tentang Perkembangan Lingkungan Strategis, Pengantar Nilai Dasar Bela Negara, Nilai Dasar Bela Negara, dan Sistem Pertahanan Semesta. Tidak hanya itu, mahasiswa baru juga akan mengikuti kegiatan Keterampilan Bela Negara dalam bentuk Outbond dan Api Semangat Bela Negara untuk melengkapi kemampuan mahasiswa baru dari segi pengetahuan Kebelanegaraan serta kemampuan dasar Bela Negara.
Suasana pembukaan Diklat berlangsung dengan penuh semangat.
Seluruh mahasiswa baru tampak antusias menyambut kegiatan ini, yang sekaligus menjadi langkah awal mereka dalam perjalanan akademik di Politeknik Ketenagakerjaan.
Pendidikan Kebelanegaraan ini diharapkan mampu menanamkan nilai dasar Bela Negara dalam diri setiap mahasiswa baru.
Dengan begitu, mereka tidak hanya siap menghadapi tantangan perkuliahan, tetapi juga mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara di masa depan.
Tiga hari ke depan akan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta dan akan menjadi sebuah bekal awal untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta berjiwa nasionalis.
(Red)