Limapuluh Kota|Matapublic.com – Wabup Ahlul Badrito Tegaskan Tak Pernah Intervensi Pemilihan Pejabat Eselon II
Lima Puluh Kota — Meski belum genap satu tahun menjabat sebagai Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha mengaku bersyukur dapat mengabdi dan memimpin daerah yang dikenal dengan falsafah “alamnyo janiah, ikannyo jinak”, daerah yang dianugerahi alam indah serta masyarakat yang ramah.
Ungkapan tersebut disampaikannya sebagai refleksi batin terdalam atas amanah yang diemban. Ia meyakini, masyarakat yang pandai bersyukur akan senantiasa menerima janji Allah SWT, yakni bertambahnya nikmat dan keberkahan dalam kehidupan.
Kepada awak media, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengarahkan atau mengintervensi siapa pun dalam proses pemilihan dan pengisian jabatan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Saya tidak pernah menyodorkan nama siapa yang harus dipilih. Tugas saya sebagai orang nomor dua adalah membantu bupati agar dapat lebih fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh tahapan seleksi pejabat, mulai dari assessment, wawancara, uji kompetensi hingga penulisan makalah, harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Proses tersebut, kata dia, harus benar-benar dapat diterima publik guna menghasilkan aparatur sipil negara yang berkualitas, berintegritas, memiliki kinerja baik, serta tidak memiliki catatan pelanggaran.
Lebih lanjut, Wabup Ahlul Badrito Resha mengajak seluruh pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan dilantik nantinya untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan ekstrem bukan hanya menjadi tugas satu pihak, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan.
Pada kesempatan itu, ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk terus mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan. Ia berharap, melalui upaya kolektif yang dilakukan secara konsisten, Kabupaten Lima Puluh Kota dapat mewujudkan masyarakat yang tangguh, unggul, dan berdaya saing di tingkat global.
Dikutip dari: kawasansumbar.com













