Rumpin – MataPublic.com, Bogor | Pusat Kompetensi Bela Negara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM Han) Kementerian Pertahanan resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program KDKMP dan KNMP.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kebangsaan, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pembukaan pendidikan dan pelatihan tersebut menandai dimulainya proses pembinaan yang dirancang untuk membentuk peserta menjadi generasi muda yang tangguh, disiplin, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional di masa depan.
Dalam sambutannya, Kepala Pusat Kompetensi Bela Negara Brigadir Jendral TNI Ferry Trisnaputra, S.E., M.A., M.S.P. menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya ditentukan oleh kekuatan pertahanan negara semata. Ketahanan nasional juga ditopang oleh ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, serta kemampuan Masyarakat dalam mengelola potensi dan sumber daya yang dimiliki secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
“Melalui Latihan Dasar Kemiliteran, saudara akan dibentuk menjadi pribadi yang Tangguh, bertanggung jawab, mampu bekerja dalam tim, serta memiliki daya juang dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.” Ujar Beliau.
Selama mengikuti pendidikan dan pelatihan, peserta akan mendapatkan berbagai materi yang akan meningkatkan kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama tim, komunikasi efektif, serta pemahaman terhadap tantangan dan ancaman nonmiliter yang dapat memengaruhi ketahanan nasional.
Selain pembelajaran di dalam kelas, kegiatan juga akan dikemas melalui berbagai metode interaktif, Pelatihan baris berbaris, simulasi, studi kasus, kegiatan lapangan, serta penguatan karakter yang bertujuan untuk membangun mental tangguh, jiwa kepemimpinan, dan semangat kolaborasi antarpeserta.
Pendidikan dan pelatihan SPPI KDKMP dan KNMP ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi, integritas, serta kepedulian tinggi terhadap kepentingan bangsa dan negara. Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan di berbagai bidang serta mampu menjawab tantangan zaman dengan inovasi dan semangat pengabdian.
(Sumber : Puskom Belneg)
(Red)













